Sabtu, 17 Desember 2016

Karakteristik Filsafat Sosial




Filsafat Sosial mencoba untuk menemukan fakta “apa yang benar atau baik untuk seseorang atau masyarakat. Secara khusus peduli terhadap permasalahan umum yang berhubungan dengan masalah sosial seperti persatuan sosial, pergerakan sosial dan konflik sosial. Filsafat sosial adalah studi filosofis tentang pertanyaan-pertanyaan mengenai  perilaku sosial manusia, dan terkait dengan organisasi seperti keluarga, institusi  pendidikan, institusi ekonomi seperti bisnis dan pasar, juga berhubungan dengan institusi agama dan sosial. Filsafat sosial beberbeda dengan filsafat-filsafat ia memiliki karaketrsitik dan Klasifikasi sosial seperti ras, kasta, dan gender juga dipelajari dalam Filsafat Sosial. Berikut ini karakteristik filsafat sosial, antara lain :
A.   Filsafat Sosial Bersifat Normatif
Yaitu Filsafat Sosial mengonsentrasikan perhatian kepada kesatuan umat manusia. Tujuan besarnya adalah untuk mempelajari maksud dan nilai dari keberadaan masa kini, masa lalu dan masa depan. Filsafat Sosial menunjukkan bahwa kebaikan individu terlibat secara mendalam dengan kesadaran. Filsafat Sosial mempelajari prinsip-prinsip yang ditemukan dalam masyarakat. Kemudian membuat kita menyadari prinsip-prinsip tersebut melalui institusi keluarga, pendidikan, negara dll.
B.    Filsafat Sosial Bersifat Evaluatif
Yaitu Filsafat Sosial mengevaluasi berbagai macam kebiasaan yang dipegang atau dianggap baik oleh masyarakat. Kebiasaan, tradisi aatau budaya umumnya  bertujuan untuk menjaga keharmosnisan dan kestabilan masyarakat. Peraturan dan hukum yang diterapkan atau dipakai dalam kebiasaan, tradisi atau budaya memaksakan berbagai batasan dalam aktifitas dan perilaku anggotanya. Filsafat sosial bertujuan untuk menerapkan pemikiran kritis mengenai interaksi sosial dan hubungan sosial. Pada umumnya berfokus pada  pembelajaran nilai dari berbagai fenomena sosial. Filsafat sosial merumuskan peraturan yang ideal dalam interaksi sosial. Kemudian diterapkan sebagai pedoman untuk kehidupan sosial yang lebih  baik.
C.    Filsafat Sosial Bersifat Spekulatif
Filsafat Sosial adalah spekulasi diatas prinsip-prinsip dasar dari perilaku manusia, nilai tertinggi dari kehidupan manusia dan maksud dari seluruh keberadaan manusia. FIlsafat Sosial mencoba untuk mengerti berbagai pola,  perubahan dan kecenderungan masyarakat. Filsafat Sosial tidak berdasarkan metode yang empirik. Nilai-nilai sosial diterapkan dalam aktifitas sosial. Prinsip dari Filsafat Sosial adalah kondisi dasar dalam segala jenis hubungan sosial. Prinsip Filsafat Sosial tidak dapat diputuskan dari pengalaman kita.
D.   Filsafat Sosial Bersifat Kritis
Menurut Ginsberg, Filsafat Sosial harus berdasarkan ilmu sosial sebelum merumuskan prinsip umum dari perilaku manusia. Filsafat Sosial memiliki du fungsi, yaitu Kritis dan Konstruktif. Mencoba menemukan logika dari prinsip dasar dan metode dalam Ilmu Sosial, fungsi penting dari Filsafat Sosial terdiri dari membuktikan validitas dari berbagai pendekatan dan metode.
E.    Filasafat Sosial Bersifat Konstruktif
Yaitu Filsafat Sosial memberikan pandangan terhadap kecenderungan manusia yang dengan pelatihan yang baik dapat mengangkat kehidupan sosial, juga memberikan solusi terhadap kecenderungan perilaku yang merugikan dalam kelompok sosial. Tidak hanya menunjukkan keadaan negatif dalam interaksi sosial tetapi juga menunjukan bagaimana memperbaikinya sehingga meningkatkan kondisi sosial.
F.    Filsafat Sosial Mengangkat Kesimpulan dari Ilmu-ilmu Lainnya
Para pemikir seperti Mackenzie, Blackmar, Ginsberg dan Sorokhin menyatakan bahwa Filsafat Sosial sangat berhubungan dengan Ilmu Sosial. E. S. Bogadus menunjukkan bahwa Filsafat Sosial memberikan pemahaman yang luas tentang kepribadian manusia dan masyarakat dengan berlandaskan kepada data yang dikumpulkan secara ilmiah dalam fenomena sosial. Filsafat Sosial mengangkat kesimpulan (data) yang disediakan oleh cabang ilmu  pengetahuan lainnya, pelajaran tentang hukum yang paling penting dan yang  paling umum dalam perilaku sosial dan perubahan sosial. Filsafat Sosial telah memulai dari studi yang spekulatif ke deskriptif, dari deskriptif ke analitis, dan dari analitis sampai ke renungan filosofis. Kemudian  berhadapan dengan isu-isu kritis seperti keluarga singgle-parent, pernikahan, hubungan, kesetaraan gender, intsitusi pendidikan dan pekerjaan yang baru. Dengan melampaui data yang diterima, Filsafat Sosial memahami makna dari dinamika kehidupan manusia dalam masyarakat.
Dari karakteristik filsafat sosial diatas kita dapat mengetahui dan mengenal filsafat sosial sehingga kita bisa membedakan mana yang namanya filsafat sosial dan mana yang namanya filsafat agama, filsafat pancasila dan lain sebagainya. Filsafat Sosial memiliki dua fungsi utama yang dinamakan Kritis dan Konstruktif. Filsafat Sosial mengangkat kesimpulan dari ilmu pengetahuan lainnya. Filsafat Sosial mempelajari inter-realsi dari kelompok-kelompok sosial dan hubungan individu dengan kelompok-kelompok tersebut. Selain itu, filsafat sosial juga mempelajari struktur dan fungsi dari sistem sosial dan menghubungkan dengan penerapan filosofis. Filsafat sosial mencoba mempertemukan semua hal yang dibutuhkan untuk mempertahankan solidaritas sosial, melihat seluruh umat manusia sebagai satu keluarga yang memilik berbagai macam komitmen atau persaudaraan yang unik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar