Jumat, 09 Desember 2016

Filsafat Sosial



Manusia sejatinya adalah makhluk sosial, hal tersebut dibuktikan bahwa manusia sejak lahir sudah berinteraksi dengan manusia lain. Misalnya dengan ibu, ayah dan keluarganya. Segala hal dalam keberadaan manusia di mulai sejak lahir, membutuhkan peran dan bantuan orang lain seperti dalam bertahan hidup, tumbuh dan berkembang. Setiap individu lahir dalam masyarakat selalu berinteraksi dengan masyarakat sepanjang hidupnya, masyarakat adalah tempat kepribadian mereka tumbuh. Sesuai dengan bertambahnya umur, maka interaksi manusia akan bertambah luas, begitu juga ia akan mendapatkan pengalaman dan hubungan sosial dari kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Filsafat Sosial dewasa ini sangat dirasakan kepentingannya. Hal ini didasarkan pada perubahan dan kemajuan yang dialami oleh umat manusia, banyak sekali berbagai persoalan yang dimintai perhatian, khususnya yang menyangkut kehidupan sosial manusia.
Filsafat sosial merupakan cabang dari filsafat yang mempelajari persoalan sosial kemasyarakatan secara kritis, radikal dan komprehensif. Sejak kelahirannya filsafat sosial telah mendekonstruksi pemahaman masyarakat bahwa tidak selamanya apa yang ada dikolong langit telah langsung diatur oleh kekuasaan Tuhan untuk selama-lamanya.
Filsafat Sosial mencoba untuk menemukan dasar hukum yang berjalan dalam sebuah kelompok, dan pengaruh dari hubungan antar manusia yang bertujuan untuk menemukan  pemahaman tentang hakikat keberadaan manusia itu sendiri. Dalam kebudayaan barat, kita bisa menemukan jejak dari Filsafat Sosial dalam tulisan Plato yang berjudul “Republic”. Plato membuat gambaran tentang Masyarakat Ideal (Utopia), dia mengklasifikasikan masyarakat dalam tiga kategori  berdasarkan bakat mereka, yaitu sebagai Pejabat, Ksatria dan pekerja. Plato mengungkapkan bahwa Filsuf haruslah menjadi rajanya. Suryo Ediyono juga menjelaskan dalam bukunya bahwa  Filsafat sosial adalah filsafat yang mempertanyakan persoalan kemasyarakatan (society), pemerintahan (government) dan Negara (state).
Filsafat Sosial adalah filsafat tentang hubungan manusia dalam masyarakat. Inti dari masyarakat adalah manusia, masyarakat adalah organisasi dinamis dari individu-individu yang memiliki tujuan. Masyarakat adalah kelompok individu yang memiliki pandangan dan tujuan yang sama. Dengan begitu masyarakat adalah sebuah jaringan hubungan sosial. Menurut Mackenzie, “Fisafat Sosial mencari atau mencoba menjelaskan hakikat masyarakat dalam prinsip solidaritas sosial”. Filsafat Sosial menuju pada interpretasi tentang masyarakat dengan dasar pandangan kepada norma “Social Unity atau Kesatuan Sosial.

Filsafat sosial bersifat ilmiah, artinya bekerja dalam batas-batas kemungkinan dan kemampuan pengetahuan. Filsafat sosial dalam arti ini tidak hanya melukiskan kenyataan dan sifat-sifat dasar sosialitas manusia melainkan juga menyiasati dan mengolah kenyataan sosial itu ke arah pengembangannya yang optimal, yang masih perlu diwujudkan. Dalam arti ini  filasafat sosial bisa juga disebut etika sosial. Sebab pembicaraannya tidak terlepas dari pesoalan norma tingkah laku sosial.

Jadi kesimpulannya filsafat Sosial merupakan salah satu cabang utama dan penting dari Filsafat. Sebuah  pemikiran tentang kelompok manusia. Filsafat Sosial mencoba menemukan hukum dasar yang berjalan dalam masyarakat dan memengaruhhi hubungan antar manusia. Sasarannya termasuk menemukan makna dari keberadaan manusia, memandang masyarakat sebagai bagian terpenting dalam kesatuan sosial manusia, Filsafat Sosial mempelajari interaksi dan inter-relasi yang ada diantara orang dan kelompoknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar