Sabtu, 17 Desember 2016

Apakah Kebahagiaan Adalah Tujuan Hidup Manusia?



Apakah kecerdasan, kecantikan dan kekayaan adalah tujuan tertinggi hidup manusia? Inilah pertanyaan penting yang harus kita pikirkan bersama. Ada yang bilang, Tuhan-lah yang menjadi tujuan hidup manusia. Hidup yang baik dan bahagia adalah tujuan tertinggi manusia, karena ia tidak memiliki tujuan apapun lagi di luar dirinya. Tujuan lain, misalnya uang dan nama besar, bukan merupakan tujuan tertinggi, karena itu hanya alat untuk mengantar kita pada tujuan lainnya, misalnya kebahagiaan hidup atau sejahtera bersama keluarga.
Mengetahui tujuan hidup tidak akan terlepas dari siapa yang memberikan kehidupan sebagai asal kehidupan itu sendiri, Seringkah kita berpikir bahwa hidup menyodorkan terlalu banyak pertanyaan yang tak terjawab kepada kita, tak sedikit diantara kita mencari tahu apa tujuan hidup ini. Benarkah tujuan hidup ini bisa ditemukan dengan memikirkannya keras-keras, atau merenungkannya dalam-dalam? Bukankah begitu banyak orang merasa tak perlu sibuk mencari tahu apa jawabannya. Bagi mereka, menjalani hidup sebaik-baiknya, menikmati setiap detik dengan ketentraman pikiran dan kerendahan hati adalah lebih dari cukup ketimbang setumpuk kalimat jawaban dan pernyataan.
Manusia memiliki kemampuan yang tak dimiliki oleh hewan maupun tumbuhan, yakni berpikir dengan menggunakan akal budinya. Kebahagiaan dan kepenuhan hidupnya bisa dicapai, jika manusia mampu mengembangkan kemampuan akal budinya. Inilah jalan hidup seorang filsuf, yakni jalan hidup tertinggi yang bisa diraih oleh manusia.
Aristoteles mengungkapkan ide dasarnya yang amat penting, baginya tujuan hidup kita adalah Eudaimonia, atau kebahagiaan dan kepenuhan hidup. Ia mengingatkan kepada kita, apa yang sungguh penting dalam hidup ini. Bukanlah nama besar dan uang yang sungguh menjadi tujuan manusia, melainkan kebahagiaan dan kepenuhan hidup. Tidak ada yang lain.
Jadi kesimpulannya, benar bahwa kebahagiaan adalah tujuan hidup manusia. Di dunia kita memerlukan kebahagiaan dan di akhiratpun pun kita memerlukan kebahagiaan. Kekayaan bukan merupakan tujuan hidup, tetapi dengan kekayaan tersebut dapat menjadi sebuah jalan bagi kita (manusia) untuk mendapatkan kebahagiaan yang hakiki di dunia maupun di akhirat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar